Rabu, 19 September 2018

Pertemuan Kader PKK Kecamatan Bekasi Barat

PERTEMUAN KADER PKK BEKASI BARAT

BEKASI, LIPUTAN RW09KRANJI - Pertemuan kader PKK kecamatan Bekasi Barat dilaksanakan pada hari Rabu 19 September 2018 di Kantor Kecamatan Bekasi Barat. Dihadiri oleh perwakilan kader PKK dari semua kelurahan sebagai perwakilan sebanyak 8 orang per kelurahan, yang terdiri dari perwakilan PKK, Posyandu, Tribina dan Dasawisma.

Kader PKK kecamatan Bekasi Barat yang hadir dari 5 Kelurahan :
1. PKK Kelurahan Kranji
2. PKK Kelurahan Kota Baru
3. PKK Kelurahan Bintara
4. PKK Kelurahan Bintara Jaya
5. PKK Kelurahan Jakasampurna

UPPKS (Usaha Peningkatan Pra Keluarga Sejahtera), sasarannya adalah untuk seluruh keluarga yang dapat dilakukan oleh semua warga terutama untuk keluarga yang masih PUS. UPKS ini sinergi dengan PKK Pokja 3 yang mengelola Toga dan Apotik Sehat.

Salah satu usaha untuk peningkatan keluarga adalah membuat usaha2 perumahan. Seperti halnya di Bintara Jaya saat ini sudah melakukan usaha pembuatan belimbing wuluh yang menghasilkan sirup belimbing fungsinya untuk demam dan panas dalam.


Bidan Ida bicara :

Pelaksanaan imunisasi ORI Difteri 3 sudah mulai dilaksanakan di semua Posyandu kecamatan, namun Pelaksanaan ORI Difteri 3 ini masih sedikit baru 30% dilaksanakannya, untuk itu  kami dari puskesmas mengharapkan ibu-ibu kader posyandu agar lebih aktif menyampaikan kepada warga bahwa ORI Difteri 3 aman dan diharapkan seluruh Balita melakukan   penyuntikan. Kemudian selain Difteri, juga pemberian obat cacing yang diberikan kepada anak-anak mulai usia 1 sampai 12 tahun. Bagi yang tidak bisa ke posyandu, silahkan datang ke Puskesmas terdekat untuk minta obat cacing dan penyuntikan ORI difteri 3 ini.

Ketua Posyandu Kecamatan Bekasi Barat, bicara :

Salah satu keberhasilan Posyandu D/S nya naik dan N/D : Naik/Datang. Guna Posyandu Pelayanan Kesehatan Tumbuh Kembang Balita, Imunisasi, kesehatan ibu hamil. Peran BKB di dalam Posyandu sangat penting adalah untuk memantau perkembangan Balita, untuk itu saya akan membuat paguyuban/grup khusus BKB, 

Demikian liputan singkat PKK RW-09 kelurahan Kranji dari kantor kecamatan Bekasi Barat sebagai media informasi, terima kasih.

Rabu, 19 September 2018 
oleh Eva Navisyalila (Kader PKK RW-09)

Sabtu, 15 September 2018

DPT Pemilihan Umum 2019 di RW-09 Kelurahan Kranji 1.187









Daftar Pemilih Tetap (DPT) 
Pemilihan Umum 2019 di RW-09 Kelurahan Kranji 



Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilhan Umum 2019 di RW-09 Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi akan terdapat 5 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 7 RT yang ada di RW-09, jumlah tersebut akan bertambah bila ada informasi tambahan dari warga atau Ketua RT terutama pada warga yang belum terdaftar dan untuk pemilih pemula yang saat ini belum memiliki e-KTP dan belum masuk dalam DPT.

DPT di RW-09 kelurahan Kranji total pemilih laki-laki 569 orang dan pemilih perempuan 618 orang sehingga total di RW-09 berjumlah 1.187 orang, ternyata yang memiliki hak pilih untuk perempuan di RW-09 lebih banyak dari laki-laki, ayo... kita bersama-sama menjaga lingkungan RW-09 untuk menjaga persatuan, kesatuan, kerukunan, persaudaraan dan saling menghormati walaupun kita memiliki pilihan yang berbeda di Pemilu 2019, kita sambut pesta demokrasi pemilihan umum 2019 dengan meriah dan senyum...

DPT Pemilihan Umum 2019 di RW-09 masih bisa berubah, maka kepada semua Ketua RT untuk memeriksa kembali DPT tersebut dan memberikan informasi bila ada penambahan atau pengurangan dari DPT yang ada, apabila ada warga yang belum masuk DPT dan anak2 kita yang baru berajak umur 17 tahun sebelum April 2019 mohon di informasikan ke RW dan Kelurahan.

Untuk melihat Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilhan Umum 2019 di RW-09 Kelurahan Kranji, Bekasi Barat yang berjumlah 5 TPS dari 7 RT,  silahkan > Klik disini

Salam,
Pengurus RW-09 Kranji

Selamat & Sukses Pelantikan Walikota Bekasi 2018-2023


SELAMAT DAN SUKSES ATAS PELANTIKAN
Dr. Rahmat Effendi dan Dr. Tri Adhianto
Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi
Periode 2018-2023

Warga RW-09  Kelurahan Kranji, Bekasi Barat siap mendukung Visi menjadikan Kota Bekasi menjadi Bekasi Kota Cerdas, Bekasi kota kreatif, Bekasi Kota Maju, Bekasi Kota Sejahtera dan juga Bekasi Kota Ihsan.

Semoga dengan Doa seluruh warga Kota Bekasi terutama warga RW-09 kelurahan Kranji dan kerjakeras Pemimpin Kota Bekasi semua Visi dan Misi Wali Kota Bekasi bpk. Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi bpk Tri Adhianto dapat diwujudkan. Amin…

Dilantik Oleh Gubernur Jawa Barat bapak Ridwan Kamil
Di kantor Gubernur Jawa Barat, Bandung hari Sabtu 15 September 2018






Senin, 10 September 2018

DPT Pemilihan Umum 2019 Kota Bekasi 1.499.681


Radarbekasi.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Bekasi untuk Pemilu 2019. Jumlahnya mencapai 1.499.681. Hanya lebih sedikit dibandingkan DPT saat Pilwalkot 2018 yang berjumlah. 1.434.351 jiwa.                                             

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengatakan salah satu faktor kenaikan jumlah DPT disebabkan pemilih pemula yang juga ikut naik. Namun, ada kemungkinan jumlah tersebut masih bertambah.

Pada DPT Pilwalkot 2018 lalu, kata Ucu, DPT dari laki-laki berjumlah 713.687 orang. Sedangkan perempuan 720.664 orang. Pemilih disabilitas sebanyak 1.021 orang.

“Pilpres dan Pileg 2019. Pemilih laki – laki sebesar 745.659. Perempuan 754.022. Total 1.499.681 pemilih. Itu data yang ada di KPU saat ini,” ujarnya.

Selain DPT, Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bekasi untuk Pemilu 2019 nanti juga ikut bertambah. Sebelumnya 3.030 TPS pada Pilwakot 2018, pada Pemilu 2019 nanti bertambah jadi 6.500 TPS. (sar)


Jumat, 07 September 2018

Persatuan, Kerukunan dan Persaudaraan Aset Terbesar Bangsa



Persatuan, Kerukunan dan Persaudaraan
Aset Terbesar Bangsa
7 September 2018


Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali agar semua pihak bisa menjaga aset terbesar bangsa Indonesia, yaitu persatuan, kerukunan, dan persaudaraan. Karena tiga hal itulah bangsa Indonesia yang sangat beragam ini bisa terus bersatu.

“Kalau kita enggak rukun, enggak bersatu, bayangkan di Afghanistan itu 7 suku, 2 suku berantem enggak rampung-rampung 40 tahun sampai sekarang. Itu hanya 7 suku, bayangkan kita 714 suku,” kata Presiden di Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis, 6 September 2018.

Oleh sebab itu, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat dan menjaga negara ini dengan segala keragamannya. Kepala Negara pun mengingatkan agar masyarakat bisa terus rukun meskipun berbeda pilihan politik.

“Jangan sampai karena pilihan bupati, gubernur, presiden, kita jadi pecah gara-gara pesta demokrasi seperti ini. Pilihan berbeda enggak apa-apa, setelah itu rukun kembali,” ujarnya.

Kepala Negara juga mengajak agar semua pihak bisa menerapkan sikap berprasangka baik dan berpikiran positif. “Kalau kita melihat di media sosial, jangan sampai kita ini berprasangka tidak baik, gampang curiga, selalu berpikiran negatif ke orang. Kalau kita seperti itu akan jadi apa negara kita ?” lanjutnya.

Selain itu, Presiden menuturkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Kepala Negara memberi contoh pencapaian di Asian Games 2018 di mana Indonesia bisa bersaing dengan negara lain dan menempati peringkat keempat klasemen perolehan medali.

“Nyatanya kemarin Asian Games dapat posisi keempat. Emasnya dapat 31, dulunya 4. Dulunya ranking 17 sekarang kan 4. Karena apa? Karena kerja keras. Kalau ingin maju ya jangan malas-malasan,”.

Sumber : http://presidenri.go.id